Pada 9 Januari 2005, Uskup Keuskupan Bandung, almarhum Mgr. A. Djajasiswaja, menentapkan Pedoman Pastoral Keuskupan Bandung 2005-2009. Pedoman Pastoral ini merupakan hasil Musyawarah Pastoral pada tahun 2004. Dalam pedoman itu tercantum Visi dan Misi Keuskupan Bandung:Perjalanan kita, Gereja Keuskupan Bandung, menziarahi zaman ini digerakkan dan sekaligus dilandasi oleh suatu visi, yaitu suatu pandangan menyeluruh yang kita yakini mengenai APA (WHAT) yang harus kita hayati agar keberadaan kita sebagai Gereja menjadi berarti. Visi tersebut direfleksikan dalam terang iman berdasarkan peziarahan Gereja Semesta sejak dulu, yang dikontekstualkan dengan situasi setempat saat ini. Peziarahan tersebut juga dituntun oleh suatu misi, yaitu suatu panggilan tugas luhur yang kita emban BAGAIMANA (HOW) mewujudkan visi kita.
Visi
Visi Gereja Keuskupan Bandung adalah
"Gereja yang lebih mandiri, terbuka, terlibat dan solider"
Sebagai bagian integral masyarakat Jawa Barat, Gereja Keuskupan Bandung turut merasakan kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan masyarakat Jawa Barat, khususnya mereka yang miskin dan tersingkir sebagai akibat ketidakadilan dan penindasan yang berakar dalam hati manusia yang dirasuki dan dirusak oleh keserakahan, ketamakan dan egoisme. Kepedulian Gereja terhadap kehidupan mereka yang miskin dan tersingkir merupakan bukti kesetiaannya pada Yesus Kristus dan Injilnya.
Misi
Misi Gereja Keuskupan Bandung adalah:
1. semakin memberdayakan komunitas basis;
2. menjadi semakin terbuka;
3. menjadi semakin terlibat;
4. menjadi semakin berpihak kepada dan solider dengan kaum miskin.
Gereja Keuskupan Bandung ingin menjadi Gereja yang mandiri. Untuk itu, Gereja Keuskupan Bandung berusaha untuk semakin membersdayakan komunitas basis, baik teritorial maupun kategorial, sehingga mampu menjadi umat beriman dewasa yang semakin menyadari potensi-potensi yang dimiliki, menyadari identitas dan panggilan sebagai garam, terang dan ragi di tengah masyarakat Jawa Barat.
Gereja Keuskupan Bandung ingin lebih terbuka terhadap Roh Kudus yang menuntun kita pada seluruh kebenaran, terhadap gereja-gereja lain, terhadap penganut agama lain dan penganut aliran kepercayaan, terhadap dunia dan masyarakat.
Sebagai umat Allah yang beriman dewasa, Gereja Keuskupan Bandung, bersama semua orang yang berkehendak baik, berusaha untuk semakin terlibat aktif dalam kehidupan bermasyarakat guna menegakkan Kerajaan Allah yang ditandai oleh keadilan, cinta kasih, pengampunan, perdamaian, dan persaudaraan sejati.
Dalam kesetiaan kepada Yesus Kristus, Guru dan Gembala sejati, Gereja Keuskupan Bandung bertekad untuk berpihak kepada dan solider dengan orang-prang miskin, tertindas, terpinggirkan dan tidak mampu bersuara dan bersama mereka memperjuangkan pembebasan dan keadilan sebagai bagian integral pewartaan Injil.